Santri Ialah Revolusioner Terbaik
Rumusnya:
Ulat (Seorang anak yang mengikuti ortunya)
Kepompong (Sebuah Pesantren)
Kupu-kupu (Output ialah para Revolusioner)
ULAT
Saat seorang anak terus mengikuti orang tuanya dirumah, ia bagaikan ulat yang melata yang menurut orang banyak menjijikan banyak orang benci dengan binatang ini karna ia merugikan tumbuhan. Jalanya saja lamban bisa dipastikan susah untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Ketika sang anak ulat berkata pada ibunya “ ibu aku akan terbang melintasi langit tapai bagai mana caranya” sang ibu ulat berkata “ kau harus berubah nak, kau harus sukses bila ingin terbang menikmati indahnya dunia ini” saat itulah si ulat masuk kesebuah pesantren (kepompong) dengan perbekalan yang cukup iya berdoa pada allah untuk menjadikanya ulat yang sukses amin. Halnya manusia allah berfirman: sesungguhnya allah telah membuat perumpamaan di dunia ini, bagi orang-orang yang berfikir.
Saat seorang anak menjalani kehidupan di sebuah pesantren, ia mengalami banyak kesulitan. Tidur tak nyaman makan terbatas terlalu banyak pakasaan untuk belajar tidak bisa keluar (pulang). Inilah layaknya seekor ulat yg ada di dalam kepompong, ia sulit intuk tidur dikarnakan tempat yang terbatas, setiap harinya si ulat belajar membuat sayapnya agar indah di pandang orang, dan kau tau saudara ulat tidak akan keluar dari kepompongnya sebelum dia menjadi ulat berhasil, bahkan si ulat dalam kepompong berpuasa selama 21 hari. Bayangkan saudara telah berapakah usaha kita untuk menjadi orang yang berhasil? Dibandingkan dengan ulat yang tak punya akal pikiran itu. Inilah makna sebuah pesantren. ialah sebagai tempat revolusi terbaik menurut saya.
Alhamdulillah inilah output sebuah pesantren ialah seorang revolusioner yang akan memajukan negri ini dari keterpurukan. Seekor kupu-kupu yang indah di pandang orang ia bisa terbang keman asaja yang ia mau, bahkan saat ia hinggap diaatas bunga ia bisa bermanfaat untuk alam sekitar, dengan menggoyangkan serbuk sari pada bunga, inilah santri inside, bukan hanya nama tapi keilmuan dan ahklaknya dibanggakan oleh manusia bahkan oleh allah SWT. Tak terfikirkan oleh orang banyak begitu luarbiasanya menjadi seorang santri. Bahkan rasulullahpun meesantren disebuah gua yang bernama gua hira, dan disanalah rasul bermunajat dan mendapatkan ayat al quraan yag bermakana cinta allah padanya dan kewajiban kita belajar didalamnya.
Saudara-saudaraku yang aku cintai, allah berfirman “rabbanaa maa kholakta hadza wamaa kunna lahuu mukriniin” Artinya “yaa allah tidak kau ciptakan semua ini dengan sia-sia” benarkan? Itulah pesantren. Saat saya menulis artikel ini saya sedih karna begitu dasyatnya kuasa allah, demi allah ini bukan pemikiran saya sendiri inilah yang dipaparkan allah kepada saya saat saya sedang dzikir di sebuah majelis dzikir. Semoga kita semua menjadi orang-orang yang di cintainya amin.
Hasbulallah....
Muhamad IqbalTawakal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar